Tuesday, October 11, 2011
Kenapa harus usaha kuliner?
Makanan dan minuman adalah kebutuhan primer manusia yang tidak dapat tergantikan dari masa ke masa karena hanya dari makan dan minum inilah asupan energi didapatkan. Dilihat dari pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat kebutuhan makanan manusia pun berbanding lurus dengan hal tersebut dan dengan bertambahnya jumlah kebutuhan makanan ternyata menghasilkan jenis-jenis makanan baru baik dari segi jenis, rasa, ataupun dari segi penyajiannya. Dari jenis-jenis makanan baru tersebut memiliki asal yang berbeda-beda ada yang berasal dari pengembangan makanan sebelumnya, ada yang berasal dari inovasi baru dan ada yang berasal dari makanan luar, baik dari luar daerah maupun luar negeri.
Dilihat dari kebutuhan makanan dan minuman tersebut maka sudah tentu hal ini dapat dijadikan salah satu peluang dalam dunia bisnis yang menguntungkan, sehingga kami tertarik untuk membuka suatu small café yang dapat menjual makanan dan minuman (namun kami lebih memfokuskannya dalam makanan) variasi baru yang dapat menarik para pelanggan khususnya para mahasiswa. Salah satu yang menjadikan kami terinspirasi untuk terjun di dunia kuliner ini dimulai dari kebiasaan kami yang kadang-kadang menyempatkan diri untuk kongkow-kongkow di sebuah warung sederhana yang menjual makanan unik dan enak yang hanya masih ada satu di daerah Purwokerto, warung ini dikenal dengan warung canai sederhana yang terletak di daerah GOR Satria Purwokerto, warung ini menjual makanan sejenis roti yang berasal dari India yang bernama Canai. Kami tertarik dengan usaha ini karena dalam keyakinan kami makanan ini memiliki prospek yang tinggi dilihat dari pembeli yang selalu ramai tiap harinya di warung tersebut.
Berangkat dari asumsi tersebut kami melihat bahwa daerah kampus adalah tempat paling strategis, mengingat daya konsumsi mahasiswa yang sangat tinggi ditambah lagi makanan ini adalah makanan enak yang diserbu oleh kalangan para pelajar dan mahasiswa. Di sini dapat dijadikan acuan tempat terbaik dalam penjualan roti canai ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment